Farmer93holme's website

Our website

21
Ma
Panduan Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
21.03.2017 11:58

Saat menyaksikan festival sepakbola dalam layar muka kita kadang kala disajikan aksi tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau mempesona, saya gak percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Bertentangan dengan memenggal siapa menyunggi yang akan menang -- atau bahwa pertandingan mau berakhir dengan seri. Mereka seperti itu regular saja dikerjakan, walau di akhirnya sepak bola itu tambun sehingga pemenang pun kadang kala kali salah diprediksi. Kenapa? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini aku akan bagikan beberapa trik membuat perkiraan yang tertentu. Bukan berguna saya saja benar di dalam memprediksi 1 buah pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan terbatas berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran antisipasi yang semua tinggi: pukul rata 3 dari 4 perkiraan saya serasi kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi mau terjadi All German final di Liga Champions. Di final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memadati sebuah kegiatan nonton bareng, saya meneka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum itu saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Ujung, saya mengempik Belanda akan mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin abdi tekankan disini adalah; antisipasi bisa sahih bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap saja tidak mampu diprediksi secara 100%, malahan prediksi mengenai skor simpulan. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi meningkat tajam.

Aku ajak Dikau untuk menelaah beberapa dugaan terakhir saya guna menceritakan beberapa rukun penting yang saya serius akan produktif bagi Dikau saat menguji memprediksi sayembara.

Di antara perkiraan yang saya sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian ada logika pada belakang dugaan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa memberitakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Dari media langka saya merekam kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho juga tidak akur (berita mengenai hal tersebut baru tampak di Indonesia beberapa tenggat lalu). Serupa pelatih hamba paham sahih arti keragaman tim dalam dan pada luar lokasi dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya kekar memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain pantas terus molek tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan persatuan kualitas poin panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen kru lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kekuatan keseluruhan menjulang juga kudu dipertimbangkan.

Saat memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Berdasar pada subjektif beta membela Indonesia tentunya. Tapi, saat memakai kacamata bertato objektivitas, kita semua tepat setuju bahwa Belanda tersendiri di kepada Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia hendak bermain sesak gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi pertikaian kualitas. Menjadi, skor tipis atau buntal bisa selalu diprediksi dengan sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim saat membuat prediksi. Kita piawai selalu berhajat tim mahkota kita unggul, tapi saat membuat perkiraan tentu pikiran harus diutamakan di bagi fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu buah media perihal tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kolam. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund bertolak pada fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan kadang benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fakta dengan keaslian yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi landasan membuat satu prediksi festival.

agen sbobet Dalam vokal yang sama statistik pertandingan renggangan Dortmund vs Bayern pun dimunculkan hingga bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menjaga Bayern, penuh yang lantas menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pun tidak mampu dengan begitu saja menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan ujung perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan rumpang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini pula.

Karena prediksi saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak meminta saya menjangka berbagai perbandingan lainnya. Mayoritas saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan luka paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Dalil saya itu senafas secara tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi keterangan dan warta yang indah mengenai menyunggi atau liga tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar mengenai semua persatuan yang terselip. Akui selalu.

Tips prediksi 7: Aku juga bukan seharusnya menjangka setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Engkau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua kru menurut Engkau 50-50. Bahwa sudah demikian tahan diri, hindari mengempa diri menghasilkan prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Tetap banyak usulan lainnya yang bisa & patut dikenakan dalam menciptakan sebuah prediksi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah bayangan yang berkualitas, baik resmi maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!